Pengen bikin Web site untuk bisnis kamu tapi bingung dengan istilah-istilah di dunia online? Tentu saja ada baiknya kamu mengenal terlebih dahulu istilah-istilah dasar dunia online ini. Nah, salah satu konsep dasar dalam membangun web site adalah memilih Domain dan Hosting.
Jangan keburu ngeri ato ill-feel dulu dengan kedua kata aneh itu. Baik domain maupun hosting bisa kok dipahami dengan simpel. Sangat simpel. Bahkan anak SD pun bisa. Bisa bingung, maksudnya.
Nda kok, beneran simpel.. Ayo lanjut baca lagi.
Domain
Domain, atau biasa juga disebut alamat web, adalah kata yang akan diketikkan oleh pengguna internet untuk mengunjungi Web site tertentu. Misalnya mereka ingin mengunjungi web site Bank BNI, mereka akan mengetikkan www.bni.co.id di browser internet. Jika ingin mengunjungi web site Tabloid Komputek, mereka mengetikkan www.komputekonline.net, dan sebagainya. Tak ubahnya alamat perusahaan: kamu akan pergi ke Jalan Sudirman, misalnya, untuk ke kantor BNI.
Nah, memilih domain atau alamat web ini bisa kamu analogikan seperti mencari lokasi untuk usahamu: mau di jalan protokol (yang artinya kamu harus membayar sewa mahal atau rajin-rajin mencari tempat kosong karena sepanjang jalan itu sudah dipenuhi kantor-kantor) atau mencari di jalan atau alamat yang kurang populer bagi bisnis besar.
Di dunia internet, jalan protokol bisa diartikan alamat web cantik atau dalam kata lain alamat yang langsung merujuk ke nama usahamu. Domain-domain cantik ini biasanya sudah dipakai oleh orang lain atau sekedar disimpan untuk dijual lebih mahal dari harga normal.
Yuk, berandai-andai kamu mau memilih domain untuk usahamu. Misal kamu punya usaha cafe bernama Cafe Coffee, maka domain cantik macam www.cafecoffee.com, www.coffeecafe.com , dan sebagainya biasanya sudah ada yang menempati.
Kita coba mengakses satu-satu, yak..
Ujicoba 1: www.cafecoffee.com
Ada gedung dan penanda usaha yang jelas, alamat sudah dipakai oleh usaha lain. Jika kamu mau pakai alamat ini, layaknya tempat usaha, kamu harus nunggu pemakai saat ini memutuskan tidak memperpanjang sewanya – yang kamu tidak tahu kapan. So, lebih baik lupakan pakai domain ini.
Ujicoba 2: www.coffeecafe.com
Ada gedung, tapi tanda usaha tidak jelas – atau justru ada tanda gedung disewakan. Ini berarti alamat web ini dimiliki oleh orang lain yang berniat menjualnya lebih mahal dari harga normal. Misal dalam kasus ini, perhatikan bagian kanan bawah halaman web ini, kamu bisa menemukan kalimat “This domain may be for sale”, yang jika kamu klik akan membawamu ke halaman web penjualnya. Kamu mesti nego dengan dia untuk bisa memakai alamat ini. Jika kamu tidak benar-benar menginginkan alamat ini, lebih baik cari alternatif lain.
Kamu bisa memilih alamat super panjang, misal www.cafecoffeeonline.com, yang berarti alamat yang tidak populer (bayangkan orang mesti mengetik sepanjang itu untuk mengunjungi web site kamu).
Ujicoba 3: www.cafecoffeeonline.com
Tanah kosong! Mungkin kamu bisa pakai alamat ini. Di browser internet, jika kamu mengetikkan sebuah alamat yang ternyata belum terpakai, kamu akan mendapat peringatan yang kurang lebih menyatakan bahwa alamat tersebut tidak bisa diakses. Kamu bisa memastikannya nanti.
Kamu bisa saja memutuskan memakai alamat super panjang itu, atau kamu bisa sedikit lebih cerdik – misal dengan mengganti akhiran “.com” dengan yang lain. Akhiran ini biasa disebut Top Level Domain (TLD). Ada cukup banyak pilihan TLD lain, termasuk lokal Indonesia. Misalnya: co.id dan web.id; Mari kita coba mengaksesnya..
Ujicoba 4: www.cafecoffee.co.id
Ujicoba 5: www.cafecoffee.web.id
Hurayy..!! Keduanya, masih tanah kosong.. kamu bisa pakai alamat ini, buruaaan…!!
Nah, udah paham kan soal domain web? Sekarang kita coba mengenal saudara sepaketnya, yaitu Hosting.
Hosting
Jika domain bisa diandaikan alamat tempat usaha, maka Hosting bisa diandaikan sebagai besar gedung dan lebar pintu masuknya. Logikanya seperti ini: Jika kamu menargetkan pengunjung cafe yang sangat banyak, tentu kamu memerlukan ruang yang cukup luas untuk meletakkan perabot, dan pintu yang cukup besar untuk memastikan arus keluar masuk pelanggan tidak berdesakan.
Domain tanpa hosting adalah seperti tanah kosong tanpa pintu dan bangunan. Pengguna web akan melihat alamat itu seperti tanah kosong.
Nah, jika kamu sudah menemukan alamat yang kamu inginkan, kini saatnya untuk membeli alamat itu dan memilih hosting yang sesuai. Salah satu layanan pendaftaran Domain dan Hosting Indonesia yang terbaik adalah Jagoan Hosting (www.jagoanhosting.com). Mari kita kunjungi webnya:
Nah di sini, kamu bisa mendaftarkan domain yang kamu inginkan sekaligus memilih paket hosting.
Misal kamu sudah memilih alamat www.cafecoffee.co.id, di web site Jagoan Hosting, kamu bisa mengecek apakah domain itu benar-benar kosong. Buka menu Domain > Domain Internasional TLD. Di bawah gambar header kamu akan menemukan kotak teks dan pilihan TLD. Masukkan kata “cafecoffee” dan ganti pilihan .com menjadi .co.id, lalu tekan tombol Enter.
Kamu akan mendapatkan hasil di bawah ini:
Dari tabel hasil pengecekan kamu bisa melihat bahwa domain yang kamu inginkan belum terpakai (ingat artikel ini dibuat 12 Januari 2011, bisa jadi saat kamu membaca artikel ini domain tersebut ternyata sudah terpakai).
Nah, setelah memastikan bahwa domain belum terpakai, sekarang kamu bisa memilih paket hosting yang sesuai. Untuk tabel pilihan paket Hosting Indonesia, bisa kamu dapatkan di menu Web Hosting > Paket Profesional Hosting Indonesia dari halaman web Jagoan Hosting.
Seperti yang telah dibahas tadi, hosting merepresentasikan besar bangunan dan pintu akses ke bangunan tersebut. Nah, di dunia hosting, besar bangunan diukur sebagai space hosting dalam satuan MB (Megabyte). Ini adalah satuan penyimpanan, ukuran yang sama untuk kapasitas flashdisk atau harddisk. Sementara arus keluar masuk pelanggan, dalam dunia hosting disebut traffic atau di tabel adalah Data Transfer. Biasanya data transfer ini dibatasi dalam satuan besaran-data/satuan-waktu, misal 15GB/Bulan. Hanya saja paket hosting di Jagoan Hosting Indonesia ini memiliki keistimewaan, yaitu data transfer tidak dibatasi.
Untuk teknis pendaftaran domain dan hosting, kamu bisa tanya langsung kepada customer service yang selalu online (hints: klik salah satu nama di YM Online Support di bagian kanan atas halaman web Jagoan Hosting).
Yak demikianlah penjelasannya…
Gampang bukan memahami apa itu Domain dan Hosting?
Sebagai tambahan, Jagoan Hosting juga memberikan analogi dengan pendekatan yang sedikit berbeda tentang Domain dan Hosting di YouTube:
Tentu saja kamu bisa lebih mengenal domain dan hosting melalui penjelasan yang lebih teknis. Seperti di wikipedia: Pengertian domain name dan web hosting di wikipedia.








