Filed under: sepakbola | Tags: Ancelotti, Donadoni, Italia, Lippi, pelatih baru, sepakbola
Ketika tendangan De Rossi ditepis oleh Casillas publik Italia segera merasa keberuntungan mereka telah habis. Satu penalti yg berhasil digagalkan Buffon tak dapat menyelamatkan tim Italia untuk melaju ke semifinal. Spt prediksi sebelumnya, Italia akan menghadapi resiko terlalu besar jika pertandingan harus mencapai adu penalti.
Sepanjang pertandingan, possesion football yg menjadi ciri khas tim Italia tidak berjalan. Tim asuhan Donadoni ini pun akhirnya hanya bisa melakukan serangan balik cepat lewat sayap. Sayangnya itu pun tidak berjalan dengan baik. Dari semua pemain Italia yg diturunkan, hanya Toni dan Cassano yg mampu menahan bola. Tidak ada pemain tengah yg mampu menarik dan mengacau pertahanan lawan. Possesion Spanyol bahkan sempat mencapai angka 72%..!! Meskipun demikian, kekalahan itu cukup memiliki nilai bagi timnas Italia ke depan.
SEBUAH CATATAN
Dengan diturunkannya Cassano, Aquilani, dan De Rossi, adalah satu pengalaman yg sangat berharga bagi mereka, dengan merasakan bermain di sebuah kompetisi besar. Ketiga orang inilah yg nantinya akan menjadi pengisi tim Italia di masa depan. Sepanjang pertandingan, mereka cukup konsisten dan disiplin. Penampilan Chiellini pun cukup meyakinkan, pemain bertahan yg aslinya berposisi sebagai bek kiri ini menunjukkan ketangguhannya sebagai pengganti Nesta. Bersama Barzagli, aku yakin dia bisa menjaga pertahanan Italia tetap tangguh.
Jika mencermati tim” EURO yg mampu mendominasi, adalah tim” yg memiliki kecepatan. Selain Cassano, Zambrotta, dan Camoranesi, Italia sebenarnya juga memiliki segudang pemain bertipe demikian. Ambil contoh Rosina yg tampil luar biasa bersama Torino. Kemudian pemain muda Giovinco dan Marchisio yg musim depan akan tampil bersama Juventus. Di tim yg sama masih ada juga Palladino, striker berbakat yg dilirik oleh Arsene Wenger. Jangan lupakan juga striker Villareal, Bepe Rossi yg sempat mampir di MU. Jika di kompetisi Eropa pemain” muda itu mampu berkembang, satu hari nanti kita akan melihat satu tim Italia yg memiliki kecepatan dalam menyerang seperti Belanda. Who knows?
PELATIH BUAT AZZURI
Kabarnya, meskipun Donadoni dikontrak sebagai manajer timnas Italia sampai 2010, terdapat klausul bahwa dia harus mengundurkan diri jika tidak dapat memenuhi target EURO 2008 ini. Lalu jika benar dia mundur, siapakah pengganti yg cocok utknya?
Publik Italia jelas merindukan Marcello Lippi, pelatih yg membawa Italia menjuarai WC2006. Lippi jelas figur pelatih Italia ideal. Rekornya saat melatih klub adalah salah satu yg terbaik, bersama Fabio Capello tentunya. Tapi kini Don Fabio sudah dikontrak oleh Inggris. Roberto Mancini juga bukan pilihan yg bagus. Mantan pelatih Inter Milan itu belum terlalu jeli dalam menerapkan strategi.
Sosok lain tentunya adalah pelatih AC Milan, Carlo Ancelotti. Pelatih ini pernah membawa Milan menjuarai ELC dan Piala Interkontinental. Dia menyukai sepakbola yg rapi dan efektif. Tim yg dilatihnya, selalu memiliki pertahanan kokoh, tapi juga memiliki skema penyerangan yg bagus. Juventus dengan pemain bintang seadanya dibawanya dua kali menjadi runner up Serie A (Juventus bertabur bintang setelah Capello melatihnya).
AC Milan pun merasakan tuahnya. Lepas dari rekor masa lalunya ELC, selama kepelatihan Carletto, AC Milan bisa dikatakan menjadi tim Italia paling bersinar di kancah Eropa. Performa buruk AC Milan musim kemarin bukanlah kesalahannya. Kebijakan transfer yg buruk adalah penyebab utama.
Melihat fakta itu, jika Lippi tidak tertarik utk kembali menangani Gli Azzuri, sepertinya Carlo Ancelotti adalah pilihan yg sangat masuk akal. Yah, kita tunggu saja..
No Comments Yet so far
Leave a comment
Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>